kapolda sumsel 1778999958944 169

Sumsel Perkuat Siaga Karhutla, Teknologi Jadi Garda Depan Pencegahan.

Sumaterapos – Pemerintah dan aparat keamanan di Sumatera Selatan mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam apel siaga penanggulangan karhutla, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai bagian utama strategi pencegahan dini.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak lagi dapat mengandalkan pola konvensional semata. Deteksi cepat terhadap titik panas menjadi faktor penting agar kebakaran tidak meluas dan sulit dikendalikan.
“Pemanfaatan teknologi harus dimaksimalkan untuk memonitor wilayah rawan karhutla secara real time,” ujar Kapolda dalam kegiatan apel siaga di Palembang, Sabtu (17/5).

Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan hotspot berbasis satelit, penggunaan drone patroli udara, hingga sistem pemetaan daerah rawan kebakaran.

Selain itu, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan unsur pemerintah daerah juga mulai disiagakan di sejumlah wilayah prioritas.
Beberapa daerah di Sumsel seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Muara Enim selama ini menjadi kawasan dengan tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi saat musim kemarau berlangsung.

Kapolda menegaskan bahwa pendekatan pencegahan harus menjadi fokus utama dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Sebab, dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga diminta meningkatkan koordinasi lintas sektor, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi sejumlah wilayah di Sumatera Selatan mulai memasuki periode kemarau dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk menekan potensi bencana asap seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Dengan dukungan teknologi dan penguatan patroli lapangan, aparat berharap potensi karhutla di Sumsel tahun ini dapat ditekan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *