JAYAPURA – Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Jayapura, Papua, pada Senin pagi, 1 Juni 2026, pukul 06.28 WIT. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 65 kilometer utara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut tergolong gempa dangkal dengan episenter di koordinat 2,05 Lintang Selatan dan 140,32 Bujur Timur.
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, menjelaskan bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.
“Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa ini termasuk gempa dangkal yang umumnya menimbulkan getaran cukup terasa di sekitar wilayah pusat gempa,” ujarnya.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan cukup jelas di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Namun, BMKG memastikan peristiwa ini tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Masyarakat diimbau tetap tenang serta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang biasanya berkekuatan lebih kecil.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi guna menghindari berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
