100035181

Kemenlu: WNI yang Ditangkap Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Sumaterapos – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap tentara Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza bertambah menjadi sembilan orang. Penambahan itu terjadi setelah dua WNI lainnya dilaporkan ikut ditahan dalam operasi penyergapan kapal bantuan kemanusiaan.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi awak media. Menurut Kemlu, seluruh WNI tersebut sebelumnya tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional menuju Gaza, Palestina.

Informasi awal mengenai bertambahnya jumlah WNI yang ditahan disampaikan oleh Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Organisasi itu menyebut dua relawan Indonesia yang berada di Kapal Kars-1 Sadabat ikut diamankan pasukan Israel saat operasi berlangsung.

Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy mengatakan kedua relawan tersebut adalah Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo. Keduanya disebut sempat mengirimkan pesan darurat sebelum akhirnya dinyatakan ditahan oleh militer Israel.

Dengan penambahan tersebut, total sembilan WNI dilaporkan berada dalam penahanan. Mereka berasal dari berbagai lembaga kemanusiaan dan media yang ikut dalam perjalanan solidaritas internasional menuju Gaza.

Pemerintah Indonesia melalui Kemlu menyatakan terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan keselamatan para WNI tersebut. Upaya diplomatik juga dilakukan melalui berbagai jalur komunikasi internasional untuk memantau kondisi mereka selama berada dalam penahanan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menyebut pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan berupaya memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh WNI yang terdampak insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *