Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi memastikan stok beras di Provinsi Jambi dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.
Kepala Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, menyebutkan saat ini cadangan beras yang tersedia mencapai hampir 14 ribu ton. Jumlah tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan mendatang.
“Untuk stok beras di Jambi saat ini aman. Ketersediaannya diperkirakan cukup hingga enam bulan ke depan,” ujar Wiwin.
Selain memastikan ketersediaan beras, Bulog Jambi juga menyiapkan sejumlah kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir, minyak goreng, hingga daging guna menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Idul Adha.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat pada momen hari besar keagamaan. Bulog juga terus melakukan pemantauan distribusi bahan pangan agar pasokan tetap lancar di seluruh wilayah Jambi.
Tak hanya itu, Bulog Jambi turut menjalankan program penyerapan gabah dan beras dari petani lokal sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga kesejahteraan petani.
“Kami juga terus melakukan penyerapan gabah dan beras petani lokal agar stok tetap terjaga dan petani mendapatkan kepastian pasar,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Bulog Jambi juga akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat berdasarkan data P3KE. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng Minyakita per bulan.
Namun untuk penyaluran tahap ini, bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan. Dengan demikian, masyarakat penerima manfaat akan memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Dengan stok yang dipastikan aman, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan pangan di Provinsi Jambi masih dalam kondisi terkendali menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
